teks drama proklamasi

PROKLAMASI
Sepulang dari Rengasdengklok, pada 17 Agustus 1945 golongan tua dan golongan muda memutuskan untuk berkumpul dan menyusun teks proklamasi. Perundingan berlangsung di kediaman Laksamana Maeda Jl.ImamBonjol no 1 Jakarta pada pukul 02.00-04.00 WIB. Teks proklamasi tersebut dibuat di ruang makan kediaman Laksamana Tadashi Maeda. Para penyusun teks proklamasi tersebut adalah Ir.Soekarno, Drs.Moh.Hatta, Mr.Ahmad Soebarjo dan disaksikan oleh paraanggota PPKI, serta para tokoh muda (Sukarni, SayutiMelik, B.M. Diah dan Sudiro). Konsep teks proklamasi tersebut dibuat sendiri oleh Ir.Soekarno.
Masuklah Ir.Soekarno, Drs.Moh.Hatta, Mr.Ahmad Soebarjo, anggota PPKI, dan para tokoh muda.
Dialog 1 :
Ir. Soekarno : “ Kita mulai sekarang saja, bagaimana usulan kalian tentang naskah
proklamasi yang akan kita bahas?”
Hening sejenak …
Ir. Soekarno : “ Untuk mempersingkat waktu, saya sudah memiliki konsep teks proklamasi.”
A. Soebarjo : “ Oh, kalau begitu, bersediakah anda membacakannya?”
Ir. Soekarno : “ Baiklah, dengan senang hati.” (membacakan konsep teks proklamasi)
“Bagaimanamenurutkalian?”
A.Soebarjo : (mengacungkan jari tangan) “ Bagaimana jika kalimat pertama dalam teks
Proklamasi diambil dari rumusan BPUPKI”
Ir. Soekarno : “Ya, baiklah. Lalu, rumusan apa yang akan diambil?”
A.Soebarjo : “ Bagian yang merupakan pernyataan bangsa Indonesia untuk menentukan
Nasibnya sendiri.”
Ir. Soekarno : “Baiklah, ide yang bagus.” (menulis usulan A. Soebarjo) “Ada usulan lain?”
Moh. Hatta : (mengacungkan jari tangan) “Bagaimana jika kalimat kedua diubah menjadi
Pengalihan kekuasaan?”
Ir.Soekarno : “ Ya, itu lebih baik dan saya juga setuju.”
Moh. Hatta : “ Lalu atas nama siapa proklamasi ini? “
Ir. Soekarno : “ Karena ini semua berkat jasa-jasa Indonesia berarti “Atas nama bangsa
Indonesia”
Moh.Hatta : “ Ide yang bagus, bung.”
Ir.Soekarno : “ Bagaimana menurut kalian?”
Peserta rapat : “ Ya, kami setuju.”
Akhirnya perumusan teks proklamasi dapat dicetuskan, akan tetapi perumusan teks proklamasi tersebut tidakcukup sampaidisitu masih ada hal yang perlu dibahas yaitu tentang penandatangan teks proklamasi. Dalam pembahasan tersebut, ada 2 tokoh yang mengusulkan usulannya,2 orang tersebut adalahDrs.Moh.Hatta, dan Sukarni.
Usulan yang pertama dikemukakan oleh Drs.Moh.Hatta yang disanggah oleh Chaerul Saleh, lalu usulan yang kedua dikemukakan oleh Sukarni.
Dialog 2 :
Soekarno : “ Lalu siapa yang akan menandatangani teks proklamasi ini?”
Moh.Hatta : “Bagaimana jikadibuat seperti Declaration of Independence America.”
B.M.Diah : “Bagaimana maksudnya?”
Moh.Hatta : “Maksud saya teks tersebut ditandatangani oleh semua yang hadir malam ini.”
Chaerul S. : “Saya tidak setuju jika teks tersebut ditandatangani oleh anggota PPKI”
Soekarno : “Kenapa Anda tidak setuju?”
Chaerul S. : “Menurut saya PPKI dibentuk oleh Jepang dan anggotanya diangkat oleh
Jepang padahal kemerdekaan ini kita dapatkan atas usaha bangsa kita sendiri.”
Soebardjo : “Ya, saya sependapat dengan anda.”
Soekarno : “ Lalu siapa yang akan menandatangani teks tersebut?”
Sukarni : “Bagaimana jika teks proklamasi ditandatangani oleh Ir.Soekarno dan
Drs.Moh.Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia.”
Chaerul S : “Ya, saya setuju dengan pendapat Sukarni.”
Soekarno : “ Baiklah, saya bersedia. Lalu, bagaimana dengan bung Hatta? ”
Moh.Hatta : “ Ya, dengan senang hati.”
Soekarno : “ Baiklah jika Bung Hatta setuju. Jadi, yang akan menandatangani teks
Proklamasi ini adalah saya dan Bung Hatta. “
Setelah tercapai kesapakatan bahwa teks proklamasi ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh.Hatta, naskah tersebut diserahkan kepada Sayuti Melik untuk diketik, dan penandatanganan akan dilakukan setelah naskah selesai diketik.
Dialog 3:
Ir.Soekarno : “ Bung, tolong ketikkan naskah ini .”
Sayuti Melik : “ Baik bung, dengan senang hati.”
Sesudah naskah teks proklamasi diterima oleh Sayuti Melik, Beliau mengubah beberapa kata yang ejaannya dianggap kurang tepat.Beberapa kata yang diubah yaitu, kata tempoh menjadi tempo, dan kata Djakarta 17-8-45 menjadi Djakarta hari 17 bulan 8 tahun 05.
Dialog 4:
Sayuti Melik : “ Sepertinya ejaan yang digunakan dalam kata tempoh inikurang benar. “
Sayuti Melik : “ Mungkin juga kata Djakarta 17-8-45 menjadi Djakarta hari 17 bulan 8 tahun
05. “
Sementara Sayuti Melik mengetik teks proklamasi, anggota rapat lainnya membahas mengenai tempat yang akan digunakan untuk melaksanakan proklamasi kemerdekaan.
Dialog 5:
Sukarni : “ Teks proklamasi sudah jadi, lalu dimana kita akan melangsungkan
upacaranya? Emm..gimana kalau di Lapangan Ikada? “
Soekarno : “ Jangan. Lebih baik dilakukan di kediaman saya di Pegangsaan Timur.
Pekarangan di depan rumah cukup luas untuk ratusan orang. Untuk apa kita harus memancing-mancing insiden ?Lapangan IKADA adalah lapangan umum. Suatu rapat umum, tanpa diatur sebelumnya dengan penguasa-penguasa militer, mungkin akan menimbulkan salah faham. Suatu bentrokan kekerasan antara rakyat dan penguasa militer yang akan membubarkan rapat umum tersebut, mungkin akan terjadi. Karena itu, saya minta saudara sekalian untuk hadir di Pegangsaan Timur 56 sekitar pukul 10.00 pagi .”
Sukarni : “ Baiklah. “

Setelah pembah asan selesai dan tercapai kesepakatan bahwa proklamasi kemerdekaan akan dilaksanakan di kediaman Ir. Soekarno, para anggota rapat pulang ke kediaman masing-masing untuk beristirahat karena keesokannya, pada pukul 10.00 WIB, mereka harus kembali lagi ke kediaman Ir. Soekarno untuk menghadiri upacara proklamasi kemerdekaan. Kemudian para pemuda mengirimkan kurir-kurir untuk menyampaikan bahwa saat proklamasi telah tiba.Mereka juga mengatur pelaksanaan penyiaran berita proklamasi kemerdekaan dan menyebar beberapa pamflet ke penjuru Jakarta dan sekitarnya.

Pada saat yang sama, Soekarno dan Ibu Fatmawati sampai di kediaman mereka dan berbincang sejenak.
Dialog 6:
Ir. Soekarno : “ Alhamdulilah ya, bu. Akhirnya persiapan untuk kemerdekaan bangsa kita
sudah selesai.”
Fatmawati : “ Iya, kangmas. Saya ikut senang. Oh iya kangmas, apakah kalian sudah
merencanakan bagaimana proklamasi besok akan berlangsung ?”
Ir.Soekarno : “ Sudah, kita akan melaksanakan upacara bendera di rumah kita dan akan di
iringi lagu Indonesia Raya karya Bung Supratman.”
Fatmawati : “ Bukankah kita belum punya bendera ? lantas bagaimana ?”
Ir.Soekarno : ” Ya ampun , kangmas sampai lupa, Bu. Kalau begitu bagaimana jika Ibu saja
yang menjahitkan bendera ?”
Fatmawati : “ Baiklah, Kangmas. Dan, Ibu punya ide. Kita namakan saja bendera nya “Sang
Saka Merah Putih. Bagaimana ?”
Ir.Soekarno : “ Ide yang bagus. Ya, bendera pusaka “Sang Saka” dan warnanya merah
putih , menjadi “Sang Saka Merah Putih” , Brilian !

Fatmawati : “Ya sudah, sebaiknya kangmas bersiap sana. Menyusun pidato yang nanti

akan bapak bacakan.”

Sementara itu, rakyat yang telah mengetahui akan dilaksanakan Proklamasi Kemerdekaan telah berkumpul. Rumah Soekarno telah dipadati oleh sejumlah massa pemuda dan rakyat yang berbaris teratur. Beberapa orang tampak gelisah, khawatir akan adanya pengacauan dari pihak Jepang. Matahari semakin tinggi, Proklamasi belum juga dimulai.Waktu itu Soekarno terserang sakit, malamnya panas dingin terus menerus dan baru tidur setelah selesai merumuskan teks Proklamasi.Para undangan telah banyak berdatangan, rakyat yang telah menunggu sejak pagi, mulai tidak sabar lagi.Mereka yang diliputi suasana tegang berkeinginan keras agar Proklamasi segera dilakukan.Para pemuda yang tidak sabar, mulai mendesak Bung Karno untuk segera membacakan teks Proklamasi.Namun, Bung Karno tidak mau membacakan teks Proklamasi tanpa kehadiran Mohammad Hatta.
Dialog 7:
Pemuda : “ Ayo cepatlah Bung Karno. “
Soekarno : “ Saya tidak akan membacakannya tanpa Bung Hatta! “
Lima menit sebelum acara dimulai, Mohammad Hatta datang dengan pakaian putih-putih dan langsung menuju kamar Soekarno.Sambil menyambut kedatangan Mohammad Hatta, Bung Karno bangkit dari tempat tidurnya, lalu berpakaian.Ia juga mengenakan stelan putih-putih. Kemudian keduanya menuju tempat upacara.
Sesaat sebelum upacara dimulai Soekarno meminta Trimurti untuk mengibarkan bendera Merah Putih tetapi Trimurti tidak mau melakukannya. Akhirnya dipilihlah Latief Hendraningrat dan Soehoed.
Dialog 8:
Soekarno : “Trimurti, tolong kibarkan bendera Merah Putih ini sebagai tanda awal
kejayaan bangsa ini.”
Trimurti : “Maaf, tapi menurut saya sebaiknya yang mengibarkan bendera Merah
Putih adalah seorang prajurit.”
Soekarno : “Tapi, kita sudah tidak punya waktu lagi untuk mencari orang lain.”
Trimurti : “Baiklah, saya akan menyuruh anak didik saya untuk mengibarkannya.”
(memanggil Soehoed dan Latief)
Trimurti : “Hei, kalian! Jaga baik-baik bendera ini. Kalian mendapat kehormatan
untuk mengibarkan bendera ini.”
Latief, Soehoed : “Siap! Kami tidak akan mengecewakan anda.”

Tiba saatnya upacara proklamasi kemerdekaan, suasana menjadi hening.Soekarno dan Hatta maju beberapa langkah dari tempatnya.Soekarno membacakan pidato sebelum membacakan teks proklamasi.
Dialog 9:
Soekarno : “Saudara-saudara sekalian ! Saya telah minta Saudara hadir disini, untuk
menyaksikan peristiwa maha penting dalam sejarah bangsa kita. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang umtuk merdeka.Bahkan telah beratus-ratus tahun lamanya, gelombang aksi kita tidak putus dalam berjuang untuk memerdekakan negeri ini. Kita jatuh bangun menyusun kekuatan untuk menggapai cita-cita Indonesia bebas dari penjajahan bangsa lain. Semalam, kami para pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari berbagai penjuru bergabung untuk memusyawarahkan dan permusyawaratan itu seiya-sekata berkata : inilah saatnya bagi kita untuk mengobarkan api revolusi kemerdekaan Indonesia. Saudara sekalian !Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu. Dengarkanlah proklamasi kami
PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya

Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun 45
“Atas nama bangsa Indonesia”

Soekarno-Hatta

Kemudian di kibarkanlah bendera Sang Saka Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya. Peserta upacara turut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia tersebut.

contoh pidato bahasa inggris

SPEECH
The honourable Mrs. Hj. Tri Rukmini, S.Pd., the headmaster of SMP N 1 Godean.
The teachers and the employes of SMP N 1 Godean whom we fully respect
And my beloved friends good morning……….
First of all let us pray praise and thanksgiving to God who has given grace and showering to all of us so that we can gather in this place, I say many thanks for the opportunity given to me to deliver a speech entitled “ The disadvantage of TV”
The honourable Mrs. Hj. Tri Rukmini, S.Pd., the headmaster of SMP N 1 Godean, the teachers and the employes, and my beloved friends.
When we remember the few activities that we do every day, activities that we never forget is watching TV. Watching TV is activities that never boring, therefore some people are using the TV as a means to refresh the mind. However, if we are not good at sharing time, of course we spent more time watching TV than doing anything else. Therefore we must very clever choose the show of TV that displayed, so that, when we watch TV to get the benefits, both in terms of education, information, and entertainment in a balanced. Next, I will give you tips to reduce watch tv:
1. Go to the library to borrow books
2. Do the work of teacher
3. Lessons outside of school
4. Gather with family, sharing their experiences
5. Tidying up the house
6. Etc.
The honourable Mrs. Hj. Tri Rukmini, S.Pd., the headmaster of SMP N 1 Godean, the teachers and the employes, and my beloved friends.
That’s all my speech. I hope what I have delivered can be an additional knowledge about the disadvantage of TV. If there are many mistakes in my speech, please forgive me as much as possible. Eventually, I say thank you and good morning.

contoh pidato tentang dampak negatif penggunaan HP

SPEECHAssalamualaikum wrwb.
Yang terhormat Ibu Puji Lestari S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia kelas IX
Yang saya cintai teman-teman kelas IX D
Pertama-tama mari kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dengan keadaan sehat tanpa kurang suatu apapun.
Di zaman era globalisasi seperti sekarang ini, perkembangan ilmu pengetahuan sangatlah pesat. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan ini, manusia telah berhasil menciptakan penemuan-penemuan baru yang dapat mempermudah manusia dalam segala hal. Penemuan-penemuan tersebut adalah salah satunya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Penemuan-penemuan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi dapat mempermudah kita dalam berkomunikasi dan mencari informasi, contohnya HP. Siapa di antara kalian yang tidak mempunyai HP? Pasti di sini semua mempunyai HP dan menggunakannya. Dalam menggunakan HP pasti membawa dampak positif dan dampak negatif. Akan tetapi, dampak negatif penggunaan HP di kalangan pelajar lebih berpengaruh jika dibandingkan dengan dampak positif. Dalam penggunaan HP, para pelajar sering menggunakan HP tidak tepat pada waktunya, misalnya saat belajar mereka akan melakukan kegiatan bertukar SMS secara berkelanjutan, hal tersebut akan menyebabkan para siswa mengambil serta mengabaikan waktu belajar mereka. Jika dibiarkan, hal itu menyebabkan konsentrasi belajar menurun, sehingga dapat menurunkan prestasi pelajar tersebut. Selain itu, penggunaan HP dalam jangka panjang juga akan berdampak pada kesehatan kita.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan pidato tentang “Dampak negatif penggunaan HP di kalangan siswa kelas IX D”. Dengan tujuan, agar para siswa kelas IX D dapat mengatasi dampak negatif penggunaan HP.
Ibu Puji Lestari dan teman-teman yang berbahagia, HP adalah telepon genggam, yang digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh yang bersifat portable. Selain itu, HP merupakan alat komunikasi nirkabel karena tidak menggunakan kabel. HP kini bukan hanya sekedar alat komunikasi. Dengan berbagai fitur-fitur canggih, banyak hal yang bisa kita lakukan dengan HP. Seperti yang kita ketahui, HP sekarang menjadi suatu kebutuhan primer di masyarakat, khususnya remaja. HP membawa dampak positif maupun dampak negatif. Adapun dampak positif HP yaitu :
1. Mempermudah komunikasi.
2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
3. Memperluas jaringan persahabatan.
Akan tetapi, HP juga membawa dampak negatif bagi penggunanya, baik dampak negatif bagi kesehatan maupun dampak negatif bagi pelajar. Dampak negatif HP bagi kesehatan yaitu :
1. Memanaskan otak dan kulit
Sebuah studi di Swedia menunjukan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka, dan kepala dari pengguna ponsel. Hasil penelitian di Rusia juga menunjukan bahwa ponsel dapat meningkatkan suhu prmukaan kulit hingga 4,7 C yang dapat mengarah ke timbulnya kanker kulit. Selain itu, HP dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya.
2. Resiko Kanker
Penggunaan HP meningkatkan resiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Pengguna berat HP juga dapat mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kanker.
3. Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh
Radiasi HP menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh dan juga dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.
4. Peningkatan tekanan darah
Pengguna handphone 30 menit per hari dapat terkena resiko pikun dua kali lipat dibanding pengguna handphone 2 menit per hari.
5. Racun
Radiasi HP dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun yang dapat menyerang otak dan mengakibatkan kondisi seperti depresi dan atshma.
6. Sakit kepala, Pusing-pusing, dan kehilangan konsentrasi
Sedangkan dampak negatif penggunaan HP bagi pelajar yaitu :
1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : permainan akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
2. Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya, penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak.
3. Rawan terhadap tindak kejahatan.
4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.
5.Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
Jika dibiarkan, dampak negatif tersebut semakin lama akan . maka dari itu saya akan memberikan solusi untuk mengatasi dampak negatif dari penggunaan HP, diantaranya :
1.Tidak membawa HP saat sekolah
2. Tidak memiliki HP
3. Membagi waktu antara menggunakan HP dan belajar
4. Mematikan HP saat belajar
5. Menjauhkan diri dari HP
6. Jauhkan HP dari kepala saat tidur, supaya tidak terkena radiasi
7. Memakai tema yang gelap
8. Mengurangi pemakaian HP
9. Menggunakan HP jika penting
10.Pengawasan dari orang tua
11.HP disita saat belajar
Jadi, kita sebagai pelajar yang menjadi harapan bangsa alangkah baiknya kita bisa dengan bijak menggunakan HP demi menatap masa depan bangsa.
Ibu Puji Lestari yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi semoga dengan pidato saya ini teman-teman bisa mengatasi dampak negatif penggunaan HP. Jika teman-teman dapat mengatasinya, oranglain yang melihat tidak segan untuk meniru perbuatan kita. Demikian yang dapat saya sampaikan, jika ada tutur kata yang kurang berkenan saya mohon maaf. Atas perhatian ibu dan teman-teman saya ucapkan terimakasih.

contoh resensi

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas resensi buku kepahlawanan yang berjudul “Sultan Hasanuddin”.
Resensi ini tidak dapat tersusun tanpa bantuan pihak yang bersangkutan. Oleh karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada :
1. Ibu Puji Lestari, selaku guru Bahasa Indonesia kelas IX.
2. Teman-teman yang turut membantu dalam penyusunan tugas ini.

Resensi ini kami susun untuk melengkapi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IX semester satu tahun pelajaran 2012/2013.
Kami menyadari betul bahwa dalam menyusun resensi ini banyak kekurangan, oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun dan membantu dalam penyempurnaan resensi ini.

Hormat kami,

Penyusun

Daftar isi

Kata pengantar………………………………………………………………………………………… 1
Daftar isi………………………………………………………………………………………………… 2
A. Pendahuluan……………………………………………………………………………………………. 3
1. Data fisik buku…………………………………………………………………………………….. 3
2. a. Latar belakang………………………………………………………………………………….. 3
b. Tujuan…………………………………………………………………………………………….. 3
B. Pembahasan……………………………………………………………………………………………. 4
1. Sistematika atau organisasi buku……………………………………………………………. 4
2. Ringkasan isi buku………………………………………………………………………………. 4
3. a. Kelebihan………………………………………………………………………………………… 7
b. Kekurangan…………………………………………………………………………………….. 7
C. Penutup…………………………………………………………………………………………………. 8

A. Pendahuluan
1. Data fisik buku
a. Judul : Sultan Hasanuddin
b. Penulis : Sutrisno Kutoyo dan Drs. Mardanas Safwan
c. Penerbit : Penerbit Mutiara Sumber Widya
d. Kota terbit : Jakarta
e. Tebal buku : iv + 52 halaman
f. Jenis kertas : HVS
g. Nomor ISBN : 978-979-9331-14-10

2. a. Latar belakang
Pahlawan adalah mereka yang berkorban untuk tugas dan cita-cita besar Nusa dan Bangsa. Kepahlawanan bukan monopoli seseorang, tetapi merupakan suatu perhiasan watak, yang dapat dimiliki oleh setiap rakyat kita. Seorang pahlawan bersedia berkorban untuk sesuatu tugas besar atau untuk sesuatu cita-cita besar.
Pahlawan sejati tidak minta dipuji jasanya. Akan tetapi, bangsa yang mau menghargai jasa pahlawan-pahlawannyalah dapat menjadi bangsa yang besar.

b. Tujuan
Buku ini disusun dengan tujuan supaya anak-anak didik dan masyarakat dapat mengetahui jasa-jasa Sultan Hasanuddin dan dapat mengenang jasa beliau. Selain itu, pembaca diharapkan bisa meneladani sikap patriotisme para pahlawan.

B. Pembahasan

1. Sistematika atau organisasi buku
Buku yang berjudul Sultan Hasanuddin ini terbagi menjadi tujuh bab. Bab pertama menceritakan bangsa-bangsa barat datang ke Indonesia. Bab kedua menceritakan tentang kerajaan Goa di Sulawesi Selatan. Bab ketiga menceritakan riwayat hidup Sultan Hasanuddin. Bab keempat menceritakan perjuangan Sultan Hasanuddin saat melawan Belanda. Bab kelima menceritakan puncak perlawanan Sultan Hasanuddin. Bab keenam menceritakan akhir perlawanan Sultan Hasanuddin. Dalam bab yag terakhir menceritakan penghargaan terhadap Sultan Hasanuddin.
2. Ringkasan isi buku
Pada tahun 1492 orang- orang Portugis dan menguasai Spanyol mengadakan pelayaran ke Indonesia, Portugis sampai ke Maluku pada tahun 1511 dan dapat menguasai kerajaan Malaka. Baru pada tahun 1521 orang Spanyol pertama kali sampai di Tidore, timbulah pertentangan antara Portugis dan Spanyol Paus kembali turun tangan diadakan perjanjian Saragosa yang mempertegas perjanjian Tordesilas perjanjian ini berisi bahwa Spanyol menarik diri dari Maluku dan berkuasa penuh di Filipina dan Portugis berkuasa penuh di Maluku.Tentara Portugis juga berusaha berkuasa di daerah Indonesia lainnya tahun 1522 orang Portugis diizinkan mendirikan benteng di Sunda Kelapa oleh Pejajaran, belum sempat mendirikan benteng orang Portugis telah di kalahkan oleh Fatahillah (menantu Sultan Demak). Awal tahun 1641 Malaka jatuh ketangan Belanda, pada akhir abad ke-17 orang Belanda muncul sebagai kekuatan yang besar di Indonesia dan kerajaan- kerajaan Islam di Indonesia mengalami kemunduran yang sangat pesat.
Di daerah Sulawesi Selatan terdapat beberapa kerajaan, antara lain kerajaan Goa yang paling berpengaruh besar, pada tahun 1605 Raja Goa yang bernama I Manggarangi memeluk agama Islam dengan gelar Sultan Alaudin dan kerajaan Goa mengalami zaman keemasan pada pemerintahannya (tahun 1593- 1639).Padatahun 1639 Sultan Alaudin wafat dan digantikan oleh putranya yang bernama Sultan Muhammad Said (tahun 1639-1653) setelah Sultan Muhammad Said wafat digantikan oleh putranya yaitu Sultan Hasanuddin, saat itu VOC mulai berkuasa di Indonesia pada tahun 1653.
Sultan Hasanuddin adalah Raja Goa yang ke-16. Ia dilahirkan pada tanggal 12 Januari 1631. Ayahnya adalah Raja Goa yang ke- 15 dan bernama Sultan Muhammad Said. Ibunya bernama I Sabbe. Ia merupakan anak kedua dari enam bersaudara. Ketika kecil, Hasanuddin diberi nama I Mallambasi oleh orang tuanya.
Pada usia delapan tahun, I Mallambasi mulai belajar membaca Al Quran. Setelah mulai mengaji, namanya ditukar menjadi Muhammad Bakir. Muhammad Bakir mempunyai otak yang cerdas, kemauan yang keras, pantang mneyerah, tidak sombong dan pemberani. Selain mempelajari pendidikan Agama, ia juga mempelajari pengetahuan umum.
Setelah berumur 15 tahun, Muhammad Bakir tumbuh dewasa. Jiwa pemimpin sudah tampak pada diri Muhammad Bakir. Ia mulai mempelajari cara menunggang kuda, karena waktu itu kuda merupakan alat perhubugan yang penting. Ia juga mempelajari cara mempergunakan senjata, karena seorang raja harus langsung memimpin pasukan untuk menghadapi musuh. Muhammad Bakir juga giat berlatih ilmu perang, seperti melempar lembing, bersilat, dan menggunakan pedang, berlatih berenang menyeberangi selat dan menyelam.
Setelah berumur 20 tahun, Ayah Muhammad Bakir telah menetapkan bahwa Muhammad Bakirlah yang menggantikannya sebagai raja. Muhammad Bakir telah menunjukan bakatnya dalam usaha hubungan antar negara sehingga kerajaan Goa semakin dikenal, hubungan dagang dengan luar negeri juga makin ditingkatkan.
Pada tahun 1963, Sultan Muhammad Said wafat. Pada waktu itu Muhammad Bakir berusia 22 tahun. Pada tahun ini, Muhammad Bakir naik tahta Kerajaan Goa, sebagai raja yang ke-16 dengan gelar Sultan Hasanuddin. Pada saat upacara penobatan raja Goa ke-16 ini juga dilangsingkan pernikahan antara Sultan Hasanuddin dan putri Raja Tallo.
Ketika Kerajaan Goa berada pada puncak kejayaan dan kebesarannya, diangkatlah Sultan Hasanuddin menjadi raja. Pada zaman itu pula kompeni Belanda mulai mengembangkan pengaruhnya di Indonesia dan Belanda ingin menguasai perdagangan di Indonesia. Oleh karena itu, segeralah Sultan Hasanuddin memperkuat pertahanan dalam menghadapi Belanda. Permusuhan dengan Belanda tak dapat dihindarkan karena Sultan Hasanuddin menentang sistem dagang monopoli dari Belanda. Dengan adanya permusuhan ini sering terjadi perselisihan yang menimbulkan banyak korban. Pertempuran mulai berlangsung dari tahun 1660 antara Goa dan Kompeni Belanda. Belanda kemudian mengancam Kerajaan Makassar (Goa) untuk menyerah. Akan tetapi Sultan Hasanuddin menolak ancaman tersebut. Maka dari itu, Belanda harus melakukan tipu daya, sehingga pertahanan pasukan Makassar di Panakukang menjadi lemah. Akhirnya Benteng Panakukang jatuh ke tangan Belanda pada tanggal 12 Juni 1660. Lalu pada tanggal 10 Agstus 1660, Belanda dan Makassar melaksanakan perundingan di Jakarta dan pada tanggal 19 Agustus 1660 dicapai kata sepakat sementara. Akan tetapi perjanjian itu sangat merugikan Kerajaan Goa, sehingga Sultan Hasanuddin menyatakan perang. Akhirnya pada tahun 1667 masing-masing pasukan menyiapkan diri untuk menghadapi peperangan besar.
Dari beberapa pertempuran yang pernah dialami Sultan Hasanudin pertempuran yang terbesar yakni pertempuran memperebutkan benteng Sombaopu (Ibu kota) Kerajaan Goa (Makasar). Dalam menghadapi pertempuran Sultan Hasanudin tidak pernah putus asa, beliau berjuang dengan gagah berani untuk menghadapi armada gabungan dibawah Speelman. Lama-kelamaan Belanda kehabisan tenaga, Belanda ingin berdamai dengan Sultan Hasanudin akan tetapi tidak semua pembesar Makasar menyetujuinya. Akhirnya Sultan Hasanudin menyetujuinya, diadakanlah perjanjian Bugaya.
Dengan adanya perjanjian Bugaya kedaulatan Makasar menjadi hilang. Perjanjian itu merugikan pihak Makasar. Sultan Hasanudin memprotes Belanda akan tetapi tidak ditanggapi oleh Belanda. Terjadilah pertempuran di benteng Sombaopu, dan akhirnya benteng Sombaopu jatuh ketangan Belanda. Pada tanggal 29 Juni 1669 Sultan Hasanudin mengundurkan diri dari pemerintahan. Beliau digantikan putranya Amir Hamzah yang baru berusia 13 tahun dan akhirnya pada tanggal 12 Juni 1670, Sultan Hasanudin wafat dalam usia 39 tahun.
Sesudah Hasanuddin wafat, perlawanan rakyat Makassar berjalan terus. Kekalahan yang terjadi di Makassar disebabkan karena kurangnya persenjataan. Kemenangan Belanda tersebut juga disebabkan bangsa kita belum bersatu. Orang Belanda sendiri mengakui kepahlawanan Sultan Hasanuddin. Orang Belanda juga menghormati Hasanuddin. Mereka memberi gelar kepada Sultan Hasanuddin sebagai Haantje van het Oosten yang berarti Ayam jantan dari Timur. Bangsa Indonesia angkatan kini juga memberikan penghormatan kepada Sultan Hasanuddin. Di kota-kota besar Indonesia terdapat nama Jalan Hasanuddin, Universitas utama di Indonesia bagian timur yang terletak di kota Makassar diberi nama Universitas Hasanuddin. Pemerintah Indonesia juga telah menetapkan Sultan Hasanuddin sebagai Pahlawan Nasional.
C. Penutup
a. Dari segi fisik, buku yang berjudul “ Sultan Hasanuddin” ini sudah baik, karena sampulnya sudah berwarna dan kertas yang digunakan kertas HVS sehingga ketika kita membaca tulisan terlihat lebih jelas.
b. Dari segi isi, buku ini sudah lengkap data fisiknya, bahasa yang digunakan baku dan mudah dimengerti.
c. Dari segi fisik, buku ini kurang menarik karena gambar-gambar di dalamnya tidak berwarna. Sebaiknya gambar dalam buku ini diberi warna agar lebih menarik.
d. Dari segi isi, pada bab bab tertentu buku ini dominan menceritakan Kerajaan Goa daripada Sultan Hasanuddin dan alurnya berbelit-belit karena ada sebagian hal yang sudah diceritakan diawal tetapi diceritakan lagi di bab lainnya. Sebaiknya kejadian diceritakan secara runtut agar pembaca mudah memahaminya.

contoh KIR tentang cara mengatasi dampak negatif penggunaan HP

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.     Latar Belakang

HP adalah telepon genggam, digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh yang bersifat portable. Selain itu, HP merupakan alat komunikasi nirkabel karena tidak menggunakan kabel.

Pada tahun 1973, seorang pekerja di pabrik Motorola yaitu Martin Cooper, berhasil menemukan sebuah sistem telepon genggam . Sejak saat itu, HP mulai dikenal oleh masyarakat. Semakin lama fasilitas HP kian bertambah, sehingga HP  banyak digunakan di berbagai kalangan, salah satunya pelajar.

Penggunaan HP di kalangan pelajar dapat membawa dampak positif maupun dampak negatif. Akan tetapi, dampak negatif lebih berpengaruh dibandingkan dengan dampak positif bagi pelajar. Penggunaan HP dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan efek radiasi yang cukup besar. Dampak negatif HP juga berpengaruh pada belajar siswa misalnya saat kegiatan pembelajaran berlangsung di sekolah maupun saat belajar di rumah, mereka belajar sambil bermain handphone. Hal itu menyebabkan konsentrasi belajar menurun, sehingga dapat menurunkan prestasi pelajar tersebut. Hal tersebut juga terjadi pada siswa kelas IXD di SMP Negeri 1 Godean. Oleh karena itu, di butuhkan solusi untuk mengatasi dampak negatif  penggunaan HP bagi siswa kelas IXD di SMP Negeri 1 Godean.

 

 

 

 

 

 

 

  1. B.     Identifikasi Masalah

Dari latar belakang masalah tersebut, maka dapat diidentifikasi beberapa masalah :

  1. Penggunaan HP di kalangan pelajar dapat membawa dampak positif maupun dampak negatif.
  2. Dampak negatif lebih berpengaruh dibandingkan dengan dampak positif bagi pelajar.
  3. Penggunaan HP dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan efek radiasi yang cukup besar.
  4. Para siswa kelas IXD SMP Negeri 1 Godean belum bisa menggunakan HP tepat pada waktunya.
  5. Konsentrasi belajar dan prestasi para siswa kelas IXD SMP Negeri 1 Godean turun akibat penggunaan HP yang tidak menyesuaikan waktu.
  6. Diperlukannya cara untuk mengatasi dampak negatif penggunaan HP bagi siswa kelas IXD SMP Negeri 1 Godean.

 

  1. C.     Batasan Masalah

Dari identifikasi masalah tersebut maka penulis hanya akan membahas tentang :

  1. Penggunaan HP di kalangan siswa IXD
  2. Dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan HP di kalangan siswa IXD
  3. Solusi untuk mengatasi dampak negatif penggunaan HP bagi siswa kelas IXD SMP Negeri 1 Godean.
  4. D.     Rumusan Masalah
    1. Bagaimanakah penggunaan HP di kalangan siswa IXD?
    2. Bagaiamana pengaruh dampak negatif yang ditimbulkan akibat penggunaan HP di kalangan siswa IXD?
    3. Bagaimana cara untuk mengatasi dampak negatif penggunaan HP bagi siswa kelas IXD SMP Negeri 1 Godean?

 

 

 

  1. E.     Tujuan

Tujuan dibuatnya karya ilmiah ini adalah:

  1. Untuk mengetahui penggunaan HP di kalangan siswa IXD
  2. Untuk mengetahui dampak penggunaan HP pada prestasi belajar di kalangan siswa IXD
  3. Untuk mengetahui cara agar dapat mengatasi dampak negatif HP bagi pelajar.
  4. F.      Manfaat

Manfaat dibuatnya karya ilmiah ini yaitu:

  1. Agar siswa kelas IXD  mengetahui cara menggunakan HP yang tepat
  2. Agar siswa kelas IXD mengetahui dampak negatif HP pada prestasi belajar
  3. Agar siswa kelas IXD SMP Negeri 1 Godean dapat mengatasi dampak negatif penggunaan HP.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

KAJIAN TEORI

 

  1. A.     Dampak Positif  Penggunaan HP
    1. Mempermudah komunikasi.
    2. Menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi.
    3. Memperluas jaringan persahabatan.
    4. B.     Efek Kesehatan Radiasi  Penggunaan HP
      1. Memanaskan otak dan kulit

Sebuah studi di Swedia menunjukan peningkatan rasa/sensasi panas sebesar 48 kali terhadap telinga, muka, dan kepala dari pengguna ponsel. Hasil penelitian di Rusia juga menunjukan bahwa ponsel dapat meningkatkan suhu prmukaan kulit hingga 4,7 C yang dapat mengarah ke timbulnya kanker kulit. Selain itu, HP dapat membuat panas otak sehingga mengganggu fungsinya.

  1. Resiko Kanker

Penggunaan HP meningkatkan resiko terkena tumor otak sebesar 2,5 kali. Pengguna berat HP juga dapat mengalami penurunan hormone melatonin yang amat penting untuk mencegah berkembangnya sel-sel kanker.

  1. Kerusakan Sistem Pertahanan Tubuh

Radiasi HP menyebabkan kerusakan DNA dalam sel tubuh dan juga dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh yang bertugas melawan infeksi dan penyakit.

  1. Peningkatan tekanan darah

Pengguna handphone 30 menit per hari dapat terkena resiko pikun dua kali lipat dibanding pengguna handphone 2 menit per hari.

  1. Racun

Radiasi HP dapat mengaktifkan mercuri dalam tambalan gigi sehingga menghasilkan sejenis gas beracun yang dapat menyerang otak dan mengakibatkan kondisi seperti depresi dan atshma.

  1. Sakit kepala, Pusing-pusing, dan kehilangan konsentrasi

 

 

 

  1. C.     Dampak Negatif  Penggunaan HP Bagi Pelajar

1. Mengganggu Perkembangan Anak :
Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di hand phone (HP) seperti : permainan  akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan, sms, miscall dari teman mereka bahkan dari keluarga mereka sendiri. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek (curang) dalam ulangan. Bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya. Kalau hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.

2. Efek radiasi
Selain berbagai kontroversi di seputar dampak negatif penggunaannya, penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar anak-anak.

3. Rawan terhadap tindak kejahatan.
4. Sangat berpotensi mempengaruhi sikap dan perilaku siswa.
Jika tidak ada kontrol dari guru dan orang tua. HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.

5. Pemborosan
Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

 

 

 

 

 

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

 

  1. A.     Tempat dan waktu penelitian
    1. Tempat: Jl Jae Sumantoro, Sidolouhur, Godean, Sleman
    2. Waktu  :

 

No

Kegiatan

Desember

Januari

I II III IV I II III IV
1 Penentuan Jadawal &       a        
  Rumusan masalah                
2 Pencarian refrensi       a        
3 Pengajuan Proposal           a    
4 Melakukan Penelitian           a    

 

  1. B.     Subjek Penelitian

Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX D SMP N 1 Godean

  1. C.     Objek Penelitian

Objek penelitian ini adalah dampak negatif penggunaan HP bagi pelajar

  1. D.     Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang di gunakan dengan observasi, pengisian angket dan pencarian referensi dari internet.

  1. E.     Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang kita gunakan adalah deskripsi kuantitatif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

 

  1. A.     Penggunaan HP di Kalangan Siswa IXD

Dari dua puluh angket yang kami sebar kepada siswa kelas IXD di SMP N 1 Godean terdapat 95% atau 19 siswa  memiliki dan menggunakan HP. Satu siswa atau 5 %   yang tidak memiliki dan menggunakan HP.Sebanyak 85% atau 17 siswa memiliki satu HP, 10%   atau 2 siswa memiliki dua HP, dan 1 siswa atau 5% tidak memiliki   HP. Jadi sebagian besar siswa IXD memiliki dan menggunakan HP.

Fasilitas yang paling sering digunakan adalah internet dengan presentase 80% dan yang sedikit digunakan adalah bluetooth dengan presentase 20%. Dari dua puluh responden, 45% atau 9 siswa menggunakan HP 1-4 jam dalam seharinya. Artinya fasilitas  HP yang paling sering digunakan oleh siswa IXD adalah internet. Hal ini dapat dilihat pada tabel berikut :

 

Tabel 1. Penggunaan HP di Kalangan Siswa IXD

No Pertanyaan Ya Tidak Lain-lain/ alasan
1. Apakah Anda memiliki dan menggunakan HP? 19 1  
2. Berapa HP yang Anda miliki?     1 = 17 orang, 2 = 2 orang, tidak punya=1 orang
3. Fasilitas apa yang Anda gunakan dalam HP? Sebutkan!     Kamera = 6 orang

SMS = 10 orang

Mp3 = 7 orang

Games = 5 orang

Internet = 16 orang

Video = 5 orang

Telepon = 10 orang

Bluetooth=4 orang

4. Berapa lama Anda sering menggunakan HP dalam sehari?     0-1 jam = 8 orang

1-4 jam = 9 orang
21-24jam = 3 orang

 

 

  1. B.     Dampak Penggunaan HP di Kalangan Siswa IXD

Sebanyak  90% atau 18 siswa mengerti dampak negatif dari penggunaan HP, sedangkan 10% atau 2 siswa tidak mengetahui dampak negatif penggunaan HP. Dari dua puluh responden, 50% atau 10 siswa merasa pusing setelah menggunakan HP, dan 50% atau 10 siswa tidak merasa pusing setelah menggunakan HP. Jadi, sebagian besar siswa IXD sudah mengetahui dampak penggunaan HP.

Sebanyak 65% atau 13 siswa pengeluarannya bertambah setelah menggunakan HP, dan 35% atasiu 7 siswa pengeluarannya tidak bertambah setelah menggunakan HP. Dalam satu bulan,  35% atau 7 siswa membeli pulsa RP 21.000-30.000. 25% atau 5 siswa membeli pulsa Rp 0-10.000 dan 25% atau 5 siswa membeli pulsa Rp 11.000-20.000. 10% atau 2 siswa membeli pulsa Rp 31.000-40.000. Sedangkan 5% atau 1 siswa membeli pulsa di atas Rp 51.000. Jadi, pengeluaran sebagian besar siswa IXD bertambah setelah menggunakan HP.

Sebanyak 25% atau 5 siswa menggunakan HP lebih lama dibanding dengan waktu belajar, sedangkan 75% atau 15 siswa tidak menggunakan HP lebih lama dibanding dengan waktu belajar. Sebanyak 55% atau 11 siswa merasa konsentrasi belajar mereka terganggu, sedangkan 45% atau 9 siswa tidak merasa konsentrasi belajar mereka terganggu saat menggunakan HP. Artinya, penggunaan HP di kalangan siswa IXD menurunkan konsentrasi belajar. Hal tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

 

 

 

 

Tabel 2. Penggunaan HP di Kalangan Siswa IXD

No Pertanyaan Ya Tidak Lain-lain/ alasan
1. Apakah Anda mengetahui dampak negatif penggunaan HP? 18 2  
2. Apakah Anda merasa pusing jika berlama-lama menggunakan HP? 10 10  
3. Apakah setelah Anda menggunakan HP pengeluaran Anda bertambah? 13 7  
4. Berapa uang yang Anda keluarkan untuk membeli pulsa dalam satu bulan?     0-10rb =5

11-20rb = 5

21-30rb=7

31-40rb=2

41-50rb=0

>51rb=1

5. Apakah waktu Anda menggunakan HP lebih lama dibanding dengan belajar? 5 15  
6. Apakah HP membuat konsentrasi belajar Anda terganggu? 11 9  

 

 

  1. C.     Solusi Mengatasi Dampak Penggunaan HP di Kalangan Siswa IXD

Solusi yang diberikan ke-20 responden untuk mengatasi dampak negatif penggunaan HP yaitu :

1. Tidak membawa HP saat sekolah
2. Tidak memiliki HP
3. Membagi waktu antara menggunakan HP dan belajar
4. Mematikan HP saat belajar
5. Menjauhkan diri dari HP
6. Jauhkan HP dari kepala saat tidur, supaya tidak terkena radiasi
7. Memakai tema yang gelap
8. Mengurangi pemakaian HP
9. Menggunakan HP jika penting
10.Pengawasan dari orang tua
11.HP disita saat belajar

 

Hal tersebut dapat dilihat dari tabel di bawah ini:

 

Tabel 3.Solusi Mengatasi Dampak Penggunaan HP di Kalangan Siswa IXD

No Pertanyaan Lain-lain/ alasan
1. Menurut Anda, apa solusi yang tepat untuk mengatasi dampak negatif HP? Sebutkan! 1. Tidak membawa HP saat sekolah
2. Tidak memiliki HP
3. Membagi waktu antara menggunakan HP dan belajar
4. Mematikan HP saat belajar
5. Menjauhkan diri dari HP
6. Jauhkan HP dari kepala saat tidur,

supaya tidak terkena radiasi
7. Memakai tema yang gelap
8. Mengurangi pemakaian HP
9. Menggunakan HP jika penting
10.Pengawasan dari orang tua
11.HP disita saat belajar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

PENUTUP

  1. A.    Kesimpulan
    1. Penggunaan HP di Kalangan Pelajar IXD

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa kelas IXD memiliki dan menggunakan HP. Fasilitas dari HP yang paling sering digunakan yaitu internet.

  1. Dampak Penggunaan HP di Kalangan Pelajar IXD

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan HP di kalangan siswa IXD dapat menimbulkan dampak bagi kesehatan dan juga pada prestasi belajar.

  1. Solusi Mengatasi Dampak Penggunaan HP di Kalangan Pelajar IXD

Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa solusi untuk mengatasi dampak negatif penggunaan HP yaitu :

  1. Tidak membawa HP saat sekolah
    2. Tidak memiliki HP
    3. Membagi waktu antara menggunakan HP dan belajar
    4. Mematikan HP saat belajar
    5. Menjauhkan diri dari HP
    6. Jauhkan HP dari kepala saat tidur, supaya tidak terkena radiasi
    7. Memakai tema yang gelap
    8. Mengurangi pemakaian HP
    9. Menggunakan HP jika penting
    10.Pengawasan dari orang tua
    11.HP disita saat belajar

 

 

 

 

  1. B.     Saran-saran
    1. Menggunakan HP hanya sesuai kebutuhan saja. Jika tidak penting lebih baik tidak usah menggunakan HP, karena akan mengganggu kegiatan belajar.
    2. Penggunaan HP di kalangan pelajar harus dapat menyesuaikan waktu, antara belajar dengan bermain HP. Selain itu, jangan terlalu sering menggunakan HP, karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
    3. Dibutuhkan peran siswa dan orangtua dalam mengatasi dampak negatif penggunaan HP.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://teknologi-mu.blogspot.com/2012/09/sejarah-handphone-dan-perkembangannya.html

http://karyailmiahremaja.blogspot.com/2010/05/sistematika-karya-ilmiah-remaja.html

http://littlecatinthecity.blogspot.com/2011/10/sistematika-kir.html

https://www.google.com/search?q=CARA+EFEKTIF+MENGGUNAKAN+HANDPHONE+BAGI+PELAJAR&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:id:official&client=firefox-a

http://mardiyyah18.wordpress.com/2011/08/11/dampak-positif-dan-negatif-hp/

—-, 1997. Undang-undang Nomor 10 tahun 1997. Tentang Ketenaganukliran

—, 2009. Undang-undang Nomor 32 tahun 2009. Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

—,2009. Undang-undang Nomor 36 tahun 2009. No 36. Tentang Kesehatan.

—, 1999. Peraturan Pemerintah Nomor 85 tahun 1999.  Tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun

—, 2007. Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2007. Tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif

—, 2001. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1217/MENKES/SK/XI/2001. Tentang Pedoman Pengamanan Dampak Radiasi.

 

 

BAB VI

LAMPIRAN

  1. Angket Penelitian

Nama   :

No       :

Kelas   :

Isilah pertanyaan di bawah ini dengan memberikan tanda (a) beserta alasan sesuai jawaban!

No Pertanyaan Ya Tidak Lain-lain/ alasan
1. Apakah Anda memiliki dan menggunakan HP?      
2. Berapa HP yang Anda miliki?      
3. Fasilitas apa yang Anda gunakan dalam HP? Sebutkan!      
4. Berapa lama Anda sering menggunakan HP dalam sehari?      
5. Apakah Anda mengetahui dampak negatif penggunaan HP?      
6. Apakah Anda merasa pusing jika berlama-lama menggunakan HP?      
7. Apakah setelah Anda menggunakan HP pengeluaran Anda bertambah?      
8. Berapa uang yang Anda keluarkan untuk membeli pulsa dalam satu bulan?      
9. Apakah waktu Anda menggunakan HP lebih lama dibanding dengan belajar?      
10. Apakah HP membuat konsentrasi belajar Anda terganggu?      
11. Menurut Anda, apa solusi yang tepat untuk mengatasi dampak negatif HP? Sebutkan!      

B. FOTO